Cara Menghitung Satuan Konsentrasi dalam Kimia dan Contohnya
Didalam kehidupan sehari-hari stuan yang digunakan untuk menyatakan ukuran suatu benda sangatlah beragam, khususnya dalam bidang kimia suatu zat yang tidak kasat mata akan sangat sulit diukur, oleh karena itu dibutuhkannya pengukuran suatu zat dalam bentuk konsentrasi, disini kita akan bahas konsentrasi suatu zat yang menandakan banyaknya jumlah zat tersebut, baik itu dalam sudut pandan persen, molar, fraksi mol, ataupun ppt (part per triliun)
Persen Konsentrasi
Dalam bidang kimia sering digunakan persen untuk menyatakan konsentrasi larutan. Persen konsentrasi dapat dinyatakan dengan persen berat (% W/W) dan persen volume (% V/V)
Persen berat (% W/W)
Persentase berat per berat (% w/w)
Persen w/w adalah jumlah gram zat terlarut dalam tiap 100 gram larutan.
%w/w = x100%
Contoh: Larutan cuka sebanyak 40 gram mengandung asam asetat sebanyak 2 gram. Hitunglah konsentrasi larutan itu dalam satuan % w/w = ?
Solusi: % w/w = 2/40 x 100%= 5%
Persentase berat per volume (% w/v)
Persentase w/v adalah jumlah gram zat terlarut dalam tiap 100 ml larutan.
%w/v = w/v x 100%
Satuan %w/v umumnya dipakai untuk zat terlarut padat dalam pelarut cair.
Contoh: Untuk membuat larutan infus glukosa, 45 gram glukosa murni dilarutkan dalam akuades hingga volume larutan menjadi 500 ml. Hitunglah konsentrasi larutan itu dalam satuan %w/v = ?
Solusi:
%w/v = 45/100 x 100%= 90 %
Persentase volume per volume (% v/v)
Persentase v/v adalah jumlah ml zat terlarut dalam tiap 100 ml larutan.
%v/v= v/v x100%
Satuan %v/v umumnya dipakai untuk zat terlarut cair dalam pelarut cair.
Contoh:
Etanol sebanyak 150 ml dicampur dengan 350 ml akuades. Hitunglah konsentrasi etanol dalam satuan %v/v =?
Solusi:Volume larutan = 150 + 350 = 500 ml.
%v/v= 150/500 x 100%= 30 %
Molalitas (m)
Molalitas merupakan satuan konsentrasi yang penting untuk menentukan sifat-sifat yang tergabung dari jumlah partikel dalam larutan. Molalitas didefinisikan sebagai banyak mol zat terlarut yang dilarutkan dalam satu kilogram (1.000 gram) pelarut. Misalkan jika 2 mol garam dapur (NaCl) dilarutkan dalam 1.000 gram air maka molalitas garam dapur tersebut adalah 2 molal.
Secara matematis pernyataan tersebut dinyatakan seperti berikut.
m = n × 1000/p
m = massa/Mr x 1000/p
Keterangan:
m = molalitas larutan n = jumlah mol zat terlarut
p = massa pelarut (gram) m = massa zat terlarur (gram)
Contoh
Jika kita melarutkan 9 gram gula sederhana (C6H12O6) ke dalam 500 gram air maka berapakah molalitas glukosa tersebut dalam larutan?
Penyelesaian:
Diketahui : m = 9 gram Mr C6H12O6 = 180 p = 500 gram
Ditanya : molalitas (m) …?
Jawab :
m= 9/180 x 1000/500 = 0,1 molal
Jadi, kemolalan glukosa tersebut adalah 0,1 molal
Fraksi Mol (x)
Fraksi mol (x) menyatakan perbandingan mol salah satu komponen dengan jumlah mol semua komponen-komponen. Perhatikan contoh berikut. Misalkan 2 mol garam (NaCl) yang dinotasikan dengan A dilarutkan dalam 8 mol air yang dinotasikan dengan B, maka fraksi mol garam (xA) = 0,2 dan fraksi mol air (xB) = 0,8. Jadi, fraksi mol masing-masing komponen dalam suatu larutan dapat ditentukan sebagai berikut.
xA = nA / nA + nB xB = nB / nA + nB
Keterangan:
xA = fraksi mol zat A nA = mol zat A
xB = fraksi mol zat B nB = mol zat B
Contoh
Hitunglah fraksi mol zat terlarut bila 117 gram NaCl dilarutkan dalam 360 air! (Mr NaCl = 58,7)
Penyelesaian:
MolNaCl = massa NaCl/MrNaCl = 117mol/58,7 = 2mol
MolH2O= massa H2O/MrH2O = 360mol/18 = 20 mol
FraksiMolNaCl = 2/2+20 = 0,091
Jadi, fraksi mol NaCl adalah 0,091
Molaritas (M)
molaritas (M) adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan. Secara matematik dinyatakan sebagai berikut.
M = n/V
Keterangan:
M = molaritas n = mol V = volume
Contoh
Hitunglah konsentrasi larutan yang dibuat dari 12 gram kristalMgSO4 yang dilarutkan dalam 250 mL air (Mr MgSO4 = 120)!
Penyelesaian:
Diketahui :
Massa MgSO4 = 12 gram
Mr MgSO4 = 120
Volume air = 250 mL = 0,25 L
Ditanya : Molaritas (M)…?
Jawab :
Mol (n) = massa MgSO4
Mr MgSO4 = 12 g/120 = 0,1 mol
M = n/V= 0,1 mol/0,25 L = 0,4 M
Komentar
Posting Komentar